Alhamdulillah…3 tahun sudah Mahesa berdiri sejak didirikannya sejak tahun 2007 silam. ada banyak hal yang bisa kami tuliskan disini, namun masih ada lebih banyak hal lagi yang bisa kami ceritakan seandainya kita bisa bertemu, wahai sahabat…
KASUS-KASUS KHUSUS :
Penanganan-penanganan diatas merupakan suatu penanganan bersifat umum, adapun untuk kegiatan petualangan di alam bebas, selain ada juga korban/keadaan yang dapat diklasifikasikan sebagai penyakit pegunungan (Mountaing Sickness), antara lain :
Teknik penganan dalam keadaan gawat darurat sangat menentukan keberhasilan. Dalam teknik penanganan keadaan gawat darurat faktor kecelakaan dibedakan menjadi beberapa keadaan yang menentukan dalam tindakan yang harus dilakukan:
Dalam sebuah perjalanan, ada beberapa factor yang mempengaruhi perjalanan kita :
1. FISIK
Untuk menghasilkan suatu fisik yang baik tidaklah dicapai dalam waktu yang ingkat, tetapi memerlukan suatu latihan yang teratur dan terarah. Dan untuk mendapatkan suatu perjalanan yang aman, faktor fisik amatlah menentukan untuk mengetahui kemampuan fisik kita, kita harus mengetahui kemampuan system jantung, paru-paru, dan organ-organ
Berpetualang di alam bebas bukan merupakan suatu kegiatan senang-senang atau hura-hura semata, tapi banyak makna yang kita peroleh dari kegiatan ini. Dengan kegiatan ini,kita dilatih untuk siap, tangguh, kuat, percaya diri, dsb. Setidaknya kita dapat memberikan informasi mengenai keadaan iklim dan keadaan lingkungan tersebut kepada orang lain.
Bahaya-bahaya dalam Survival
Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain :
Ketegangan dan panik
Cara Pencegahan : Sering berlatih, Berpikir positif dan optimis dan Persiapan fisik dan mental
Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu. Dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Sedangkan Survivor adalah orang yang sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk.