Latest blog entry

Ada Tuhan dipuncak gunung

Oleh : Akmal Ihsan Haris (034/MAHESA/III/AP/2010)

Bismillahirrahmanirrahim
Salam lestari…
Seringkali, salam ini terdengar menggema hingga mengobarkan semangat kita. “SALAM LESTARI !!! TETAP LESTARI !!!” , sering kita teriakkan, coba untuk mensakralkannya. Ada sebuah kesadaran terbangun dalam dua kata tersebut. Ada sebuah kebanggaan. Ada sebuah semangat. Ada sebuah tujuan suci. Ada cita-cita mulia. Namun apakah itu semua ada? Ataukah yang ada hanya sebuah kesadaran yang semu dalam dua kata itu? Apakah dengan meneriakkannya meniscayakan keberadaan kelestarian? Apakah kita sadari atau tidak,dua kata itu agak bermakna dogmatis? Atau apakah terpahamkan kelestarian dalam kata [...]

October 4, 2011 | Leave a comment | Permalink

Berita Bulan Juli; Sebuah Karya dan Eksistensi

Setelah menempuh perjalanan dengan bersepeda dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan menuju Kota Manado, Sulawesi Utara dan memakan waktu tempuh selama 24 Hari. Akhirnya Tim Kampanye Goyang Dua Roda OLH MAHESA, yakni Karmani Kamar dan Dede Darmanto (005/MAHESA/IV/AM/2011) berhasil menyelesaikan misinya tepat pada pukul 15.04 Waktu setempat.
Keberhasilan kampanye ini tidak terlepas atas usaha, semangat pantang menyerah dan ketabahan dari kedua pelaksana agenda ini yang tanpa putus asa dan tekad yang bulat tetap melanjutkan perjalanannya. Meskipun tidak sedikit kendala yang mereka alami di sepanjang perjalanan ini. Salah satu kendala yang [...]

July 13, 2011 | Leave a comment | Permalink

Kampanye Goyang Dua Roda – Bersepeda dari Makassar ke Manado

Akhirnya, KARMANI KAMAR (010/MAHESA/I/AP/2008) dan DEDE DARMANTO (005/MAHESA/IV/AM/2011) mengadakan perjalanan yang tidak biasa, kemarin Hari Jumat (17 Juni 2011). Dengan mengusung tema Kampanye Goyang Dua Roda, mereka menempuh perjalanan dua roda alias bersepeda dengan mengambil rute dari Sekret OLH MAHESA di BTN Asal Mula Makassar, Sulawesi Selatan sampai ke Manado, Sulawesi Utara.
Terselip sebuah nilai yang ingin disampaikan melalui perjalanan ini. Sebuah pemahaman tentang arti pentingnya sebuah proses dalam memaknai kehidupan. Dapat kita lihat bersama betapa Instannya kehidupan manusia masa kini. Seolah-olah segalanya telah lengkap dan tersedia dengan instan [...]

June 18, 2011 | 2 Comments | Permalink

Ironi Kota Makassar

Abdul Arsyad Rahman
Anggota Muda OLH MAHESA
Mahasiswa Angkatan 2009 Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi UNHAS

Analogi yang tepat buat Makassar sekarang ini, “Makassar sebentar lagi menjadi ruang yang cantik bagi masyarakatnya yang miskin, lantaran sakit”. Makassar yang dipaksakan menjadi kota modern lewat percepatan pembangunan program pak walikota telah membuat kota ini tampak bugar di antara masyarakatnya yang lusuh tak berdaya menghadapi kemiskinan dan ketidaktentraman hidup akibat tindak kriminalitas yang tinggi. Pembangunan fisik diutamakan, kesejahteraan masyarakat dikesampingkan.
Ya, Seiring meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran, jumlah penduduk di kota Makassar, tindak kriminal pun kian [...]

January 17, 2011 | 1 Comment | Permalink

Sekedar Renungan

Mengingat Sejenak Kematian
Di sudut kota Makassar, Seorang anak menangisi kematian orang tuanya. Sementara di sudut lainnya, seorang pemuda menangis tersedu-sedu mengenang kematian kekasihnya. di sebuah sudut lainnya lagi, seorang kakek menangisi kematian cucunya. Disana- sini orang-orang menangisi kematian temannya, sahabatnya, kekasihnya,dst….
Kematian Bukanlah Sesuatu hal yang perlu untuk ditangisi secara berlebihan.
Coba anda renungkan betapa penuh sesaknya bumi ini apabila tak ada kematian…betapa kita akan melihat kekejaman Firaun, Hitler, Mussolini, bahkan westerling berulang-ulang kali. Coba anda membayangkan kehidupan yang sesak dari zaman Nabi Adam As hingga sekarang?
Sekarang coba anda renungkan [...]

March 19, 2010 | Leave a comment | Permalink