KASUS-KASUS KHUSUS :
Penanganan-penanganan diatas merupakan suatu penanganan bersifat umum, adapun untuk kegiatan petualangan di alam bebas, selain ada juga korban/keadaan yang dapat diklasifikasikan sebagai penyakit pegunungan (Mountaing Sickness), antara lain :
Teknik penganan dalam keadaan gawat darurat sangat menentukan keberhasilan. Dalam teknik penanganan keadaan gawat darurat faktor kecelakaan dibedakan menjadi beberapa keadaan yang menentukan dalam tindakan yang harus dilakukan:
Berpetualang di alam bebas bukan merupakan suatu kegiatan senang-senang atau hura-hura semata, tapi banyak makna yang kita peroleh dari kegiatan ini. Dengan kegiatan ini,kita dilatih untuk siap, tangguh, kuat, percaya diri, dsb. Setidaknya kita dapat memberikan informasi mengenai keadaan iklim dan keadaan lingkungan tersebut kepada orang lain.
Bahaya-bahaya dalam Survival
Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain :
Ketegangan dan panik
Cara Pencegahan : Sering berlatih, Berpikir positif dan optimis dan Persiapan fisik dan mental
Berikut adalah contoh susunan prioritas dalam keadaan survival :
Tentunya yang paling utama adalah udara. bernafas dilakukan setiap detik untuk bertahan hidup oleh karena itu udara mendapat prioritas utama untuk bertahan hidup. survival tanpa udara umumnya hanya bertahan selama 3 sampai 5 menit.
Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan diri dari keadaan tertentu. Dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari keadaan yang buruk dan kritis. Sedangkan Survivor adalah orang yang sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk.
KODE ETIK PECINTA ALAM INDONESIA
PECINTA ALAM INDONESIA SADAR BAHWA ALAM BESERTA ISINYA ADALAH CIPTAAN TUHAN YANG MAHA ESA
PECINTA ALAM INDONESIA SEBAGAI BAHAGIAN DARI MASYARAKAT INDONESIA SADAR AKAN TANGGUNG JAWAB KAMI KEPADA TUHAN, BANGSA DAN TANAH AIR