Latest blog entry

Pemetaan dalam Penelusuran Gua

Dalam kegiatan penelusuran gua, pemetaan merupakan suatu hal yang penting, bahkan pemetaan dapat disebut sebagai aspek ilmiah dari suatu kegiatan yang bersifat petualangan. Meskipun sebenarnya banyak penelitian ilmiah yang dapat dilakukan di dalam gua, seperti penelitian Biologi, Geologi, Geomorfologi, Arkeologi, Hidrologi, Geografi, dan lain sebagainya. Tetapi sebenarnya pemetaan menduduki posisi yang paling penting. Boleh-boleh saja dalam penelusuran [...]

March 20, 2010 | Leave a comment | Permalink

Kemungkinan Kecelakaan yang terjadi dalam Penelusuran Gua

Sebagian besar kecelakaan yang terjadi di dalam gua, berasal dari kesalahan si penelusur sendiri. Dalam keadaan yang sangat gelap sering kali seorang penelusur melakukan kesalahan dalam menaksir jarak, sehingga sebuah lubang yang cukup dalam, terlihat dangkal. Tipuan ini menyebabkan ia merasa mampu untuk meloncat ke dalam lobang tersebut. Etikanya tidak diperkenankan melakukan lompatan apapun di dalam gua.

March 20, 2010 | Leave a comment | Permalink

Teknik Dalam Penelusuran Gua

Penelusuran Gua Horisontal

Pada dasarnya setiap penelusur gua, harus memulai perjalanannya dalam kondisi tubuh fit . Malah dalam sebuah buku teks disebutkan, apabila badan terasa kurang fit, sebaiknya perjalanan eksplorasi gua dibatalkan (etika penelusuran gua). Hal ini disebabkan karena udara di dalam gua sangat buruk, penuh deposit kotoran burung dan kelelawar, ditambah kelembaban yang sangat tinggi. Mudah sekali dalam kondisi demikian seorang penelusur gua terserang penyakit paru-paru, beberapa pioneer penelusur gua menghentikan kegiatan eksplorasinya karena terserang penyakit ini.
Selain memerlukan kondisi tubuh [...]

March 20, 2010 | 3 Comments | Permalink

Kewajiban Penelusur Gua

Kewajiban Penelusur Gua

Konservasi lingkungan gua harus menjadi TUJUAN UTAMA kegiatan Speleologi dan dilaksanakan sebaik-baiknya oleh SETIAP PENELUSUR
Membersihkan gua serta lingkungannya, menjadi kewajiban pertama para penelusur
Apabila sesama penelusur gua membutuhkan pertolongan darurat para penelusur gua wajib memberikan pertolongan itu
Setiap penelusur gua wajib menaruh respek terhadap penduduk sekitar gua. Minta ijin seperlunya, bila mungkin secara tertulis kepada yang berwenang, tidak [...]

March 20, 2010 | Leave a comment | Permalink

Etika Penelusuran Gua

Moto Speleologi :

Jangan MENGAMBIL sesuatu, kecuali mengambil GAMBAR
Jangan MENINGGALKAN sesuatu, kecuali meninggalkan JEJAK
Jangan MEMBUNUH sesuatu, kecuali membunuh WAKTU

March 20, 2010 | 3 Comments | Permalink

Terjadinya Gua Dan Jenisnya

Terjadinya Gua Dan Jenisnya
Dua unsur penting yang memegang peran terjadinya gua, yaitu rekahan dan cairan. Rekahan atau lebih tepat disebut sebagai “zona lemah”, merupakan sasaran bagi suatu cairan yang mempunyai potensi bergerak keluar. Cairan ini dapat berupa larutan magma atau air.

March 20, 2010 | 1 Comment | Permalink

Sejarah Penelusuran Goa

Sejarah Penelusuran Gua

Masa Primitif, gua dihuni oleh manusia Cro Magnon dan berlindung, kuburan dan untuk pemujaan roh leluhur
1674, John Beaumont seorang ahli bedah dan ahli geologi amatir dari Samerset Inggris melakukan pencatatan laporan ilmiah penelusuran gua sumuran (potholing) yang pertama kali dan diakui oleh British Royal Society

March 20, 2010 | 1 Comment | Permalink
Page 1 of 512345

Tags

Adventurer Air akuntansi alul Anggota Anggota Mahesa bahaya bawakaraeng Berjalan Caving Dasar Mountaineering Data Gunung diklatsar I Environmental filosofis Gawat Darurat Gua Gunung indonesia Jenis Gunung Lingkungan mahesa makassar manusia Memanjat Mendaki nevy OLH Mahesa Panjat Tebing Pegunungan Pemanjatan Pencinta Alam pendiri Penelusuran gua perencanaan perjalanan Prosedur Pendakian RC renungan rock Climbing Snow Climbing sulawesi selatan Survival susur Gua tuhan