“Laknatullah untuk Amerika dan Sekutunya” begitu komentar salah seorang teman dalam salah satu situs jejaring sosial.
Ketika membaca hal tersebut di atas, penulis kemudian terdiam sejenak, berfikir dan bertanya, “Apa yang salah dengan Amerika dan sekutunya, sehingga sumpah serapah muncul seperti ini?”
Kemudian muncullah komentar-komentar yang menanggapi status tersebut dan akhirnya penulis menjadi tahu pokok permasalahnnya.
Ekspedisi bersama ilmuwan Indonesia dan Amerika Serikat di Sulawesi Utara menemukan hasil mengejutkan pada minggu pertama. Para ilmuwan itu menemukan gunung berapi bawah laut raksasa di sekitar perairan Sulawesi Utara. Gunung ini adalah temuan penting untuk memahami kekayaan lautan Indonesia. Sebelumnya juga pernah ditemukan Sungai Bawah Laut Meksiko dan berita tentang Gunung Berapi Islandia.
Sebelumnya saya pernah menceritakan perdaban atlantis disini dan disini, sekarang saya mau melengkapinya kembali dengan posting sekarang, silahkan disimak deh… Prof. Arysio Nunes Dos Santos menerbitkan buku yang menggemparkan : “Atlantis The Lost Continents Finally Found”. Dimana ditemukannya ? Secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia (?!).
Ilmuwan yang sangat dihormati mengingatkan, manusia akan punah dalam 100 tahun dan proses itu tidak dapat dicegah atau dihentikan. Lalu apakah benar-benar akan kiamat?.
Profesor Frank Fenner adalah ilmuwan yang berhasil menanam virus myxomatosis pada kelinci di tahun 1950-an untuk mengontrol jumlah mereka.