Latest blog entry

Mengomentari Sebuah Perjalanan

Kali ini sebuah perjalanan membuang diri. Perjalanan yang mengantarkan kakiku ke suatu lembah yang kerap oleh segelintir pendaki sering diplesetkan sebagai lembah putus cinta. Maaf, kali ini saya tidak sedang berada dalam kondisi demikian. Namun, mungkin perihnya bisa jadi serupa rasanya apabila saya bisa goreskan dalam catatan ini. 30 oktober 2009, tengah hari selepas sholat jumat. Kami bertujuh bertolak dari Makassar menuju Desa terakhir menuju kaki gunung bawakaraeng. Namun, sebelumnya kami menyempatkan diri untuk singgah ke SMU Neg 5 Makassar. Bagi teman-teman, kesempatan ini dipergunakan untuk sekedar membeli [...]

October 30, 2009 | Leave a comment | Permalink

Katakan Iya kepada perbedaan, bukan mengingkarinya..

Seseorang barulah dikatakan hidup apabila dirinya dapat mengetahui adanya gejolak dalam ruang pikirnya. Seseorang juga dapat dikatakan hidup apabila dirinya dapat menyikapi apapun yang melingkupinya, walaupun samar. Namun, apakah seseorang tersebut dapat mengingkari bahwa sebenarnya yang membuat dirinya bergejolak adalah sebuah perbedaan?
Memaknai perbedaan lebih terletak kepada kemauan seseorang untuk mengakui perbedaan tersebut. mengakui perbedaan justru terletak pada keleluasaan ruang pikir seorang manusia. Memahami perbedaan tak dapat dipungkiri tidak bisa terlepas dari bingkai sebuah persamaan. Sesuatu barulah dikatakan berbeda apabila tak memiliki sebuah unsur yang sama dengan objek yang [...]

October 28, 2009 | Leave a comment | Permalink

Tags

Adventurer Air akuntansi alul Anggota Anggota Mahesa bahaya bawakaraeng Berjalan Caving Dasar Mountaineering Data Gunung diklatsar I Environmental filosofis Gawat Darurat Gua Gunung indonesia Jenis Gunung Lingkungan mahesa makassar manusia Memanjat Mendaki nevy OLH Mahesa Panjat Tebing Pegunungan Pemanjatan Pencinta Alam pendiri Penelusuran gua perencanaan perjalanan Prosedur Pendakian RC renungan rock Climbing Snow Climbing sulawesi selatan Survival susur Gua tuhan